Selasa, 24 Mei 2016

Tugas softskill CV

Asalammualaikum Wr,WB..

Selesailah pembuatan  tugas CV dan Video yang saya buat . terima kasih kepada pihak pihak yang telah membantu . semoga CV yang saya buat ini bisa bermanfaat untuk para pembacanya . 


Adapu penjelasan tentang data diri dapat di lihat di https://www.youtube.com/watch?v=v827FCA54IU&feature=youtu.be


Kamis, 14 April 2016

Review film


Philadelphia

Film luar biasa tentang prasangka dan diskriminasi pasien HIV/AIDS dan perjuangan menggapai keadilan bagi penderita HIV/AIDS. Sebuah film yang menyadarkan kita akan bahaya HIV/AIDS dan segala macam stigma yang melekat pada diri penderitanya.



Film ini berkisah tentang Andrew Beckett (Tom Hanks) yang dipecat dari firma hukum karena pandangan diskriminasi oleh atasannya. Andrew adalah seorang gay dan juga penderita HIV/AIDS. Dia berjuang untuk mendapatkan keadilan bagi penderita HIV/AIDS yang pada saat itu mendapatkan stigma negatif dari masyarakat. Dibantu oleh pengacara Joe Miller (Denzel Washington), keduanya menggapai keadilan bagi hak-hak penderita HIV/AIDS.
Film yang disutradarai oleh Jonathan Demme ini mendapat Oscar di tahun 1993.

REVIEW FILM  : Philadelphilia

AIDS adalah kenyataan dan homofobia adalah kebenaran jahat yang menembus kami "Amerika" Serikat, serta seluruh dunia. Pada saat itu film ini dirilis (sekitar 1993), AS menemukan penghiburan dalam gagasan bahwa AIDS dan homoseksualitas bersaudara kotor dalam keluarga yang jauh. Dengan menempatkan film di "Kota Brotherly Love", menyewa Bruce Springsteen menyanyikan judul lagu dan memiliki up-dan-datang Tom Hanks bintang, sutradara Jonathan Demme bijak disiapkan sebuah America bodoh untuk pertama, pandangan tanpa hambatan kami ke wajah AIDS.

Tom Hanks diwujudkan perannya dalam kinerja Oscar-layak, memungkinkan kita untuk menonton cantik dan hidup nya Andrew Beckett memburuk di depan mata kita. Tom Hanks dan penulis mengambil untuk tugas rintangan sulit dan mengganggu kontroversial memainkan "gay" karakter dan menempatkan "lurus" penonton ke dalam dunia yang berbeda. Stereotip kebanyakan menghindar dari dalam naskah dengan beberapa "fem" kaum gay dan waria. adegan ini sedikit, tetapi juga kenyataan. Banyak pesta Natal yang harus saya hadiri dengan kerumunan yang sama ( "janin" dan waria) dalam campuran. Yang lain, agak mengganggu, faktor dalam film ini adalah bahwa penulis menginformasikan kepada kami bahwa gay melengking-bersih Andrew Beckett kontrak AIDS di sebuah teater porno dari orang asing anonim, sementara dalam hubungan berkomitmen. Ini mengganggu saya karena saya ingin korban benar, bukan korban murni. Namun karena waktu yang berlalu dan saya memiliki kesempatan untuk bekerja dengan banyak korban AIDS, apakah baik itu laki-laki atau perempuan, gay atau lurus, saya telah melihat bahwa ini juga adalah kenyataan disayangkan. Tidak ada yang sempurna (gay atau lurus, laki-laki atau perempuan) dan kesalahan yang sering dibuat. kesalahan mahal sering dibuat. Ini adalah kebenaran yang menyakitkan, tapi itu adalah kebenaran tetap. Dalam hal ini, Tom Hanks sebagai Mr Beckett, cemerlang memberi AIDS wajah jujur ​​untuk Amerika yang jauh.

Denzel Washington, di sisi lain, memungkinkan Amerika untuk memiliki karakter relatable, salah satu yang  kita sudah fit sebelum. views Denzel homoseksualitas adalah (dan masih) biasa dalam jiwa Amerika dan reaksi untuk AIDS yang dimengerti penonton rata-rata. Namun semua dalam semua film yang dramatis ini membawa pesan tersendiri.

gaya penyutradaraan Demme adalah tidak ada yang menakjubkan; dia selera menjalin kisah tanpa tembakan mencolok atau potongan mewah. Pada saat perbatasan Film di berkhotbah, tapi, seperti biasa, itu adalah cerita Demme yang menangkap penonton, suasana hatinya yang membedakan kami ke dalam kisah, aktor dan arahannya dari mereka yang memberikan kejujuran Film. Film ini sangat dianjurkan jika tidak untuk bertindak besar tapi untuk pecinta kisah yang hebat.

Latar Belakang Penulisan Imiah


                                                               

            Perkembangan teknologi yang begitu pesat saat ini membuat orang ingin selalu berkreasi dan memicu untuk membuat sesuatu yang baru dimana dapat diaplikasikan serta dapat digunakan denga mudah dan praktis. Dalam ilmu teknologi sudah banyak penemuan yang sangat bermanfaat bagi manusia salah satunya yaitu sensor, dimana sensor adalah alat yang digunakan untutk mendeteksi dan sering berfungsi untuk mengukut magnitude. Sensor adalah sejenis transduser yang digunakan untuk mengubah variasi mekanis, magnetis, panas, sinar dan kimia menjadi tegangan dan arus listrik.
Kemajuan teknologi tersebut sangat dibutuhkan untuk membuat sistem keamanan ,karena sullitnya perekonomian saat ini membuat orang bertindak kriminal dengan cara melakukan pencurian dimana target pencuriannya yaitu rumah yang ditinggal oleh pemiliknya, maraknya aksi pencurian yang terjadi muncul karena adanya kesempatan yang memicu timbulnya niat melakukan kejahatan yang pada akhirnya menimbulkan keresahan juga tidak jarang menyebabkan kerugian materi bahkan sampai kehilangan nyawa . Hal ini menjadi salah satu sebab mengapa keamanan sangat diperlukan dan menjadi prioritas.
Sistem pengamanan yang telah ada dan dirancang sedemikian rupa seperti satpam,siskamling,penggunaan CCTV (Close Circuit Television) ternyata tidak cukup efektif untuk memenuhi rasa aman dan nyaman penghuni rumah. Dalam kondisi tersebut tentunya diperlukan penjagaan untuk mengamankan,identifikasi awal dan mengontrol rumah.

Menimbang beberapa paparan diatas,maka sistem ini dikembangkan dan dijadikan sebagai keamanan rumah menggunakan LCD dan buzzer yang berbasis pada Arduino Nano. Sistem ini terangkai dari sensor gerak PIR (Passive Infra Red) yang dapat dipasang pada pintu,jendela(dengan ketinggian tertentu) dan bagian-bagian rumah yang dianggap rawan keamanannya serta komponen maupun rangkaian-rangkaian elektronika pendukung.

Menurut pendapat saya kalimat yang terkandung dalam penulisa latar belakang pi saya ini mengandung kalimat Induktif , karena menurut paparan diatas kalimat utama yang saya buat itu berda pada bagian akhir.

Jumat, 25 Maret 2016

Analisa tentang kasus Zaskia Gotik

Hartinah Armelia
23113952
3KB06

Masalah tentang Zaskia Gotik soal pelecehan lambang negara pada saat live di salah satu stasiun televisi swasta saat di tanyakan soal kapan Proklamasi itu terjadi dan dia menjawab 32 agustus memang agak sedikit nyeleneh . dan saat di tanya lambang  pancasila pada sila ke 5 dia menjawab bebek nungging . ia berkata bahwa ia tidak hapal dengan pancasila dan sama sekali tidak niat menghina.  mungkin di berpikir karna dia adalah seorang entertaiment hal seperti ini biasa saja atau lumrah karna berpikir dia seorang penghibur dan menganggap sangat lucu . padahal hal ituh sangat fatal karna telah di atur dalam pasal 57 UU NO.24 Tahun 2009 tentang Bendera , Bahasa , lambang negara  serta lagu kebangsaan yang telat di muat dalam Pasal 24 , Pasal 56 dan 68 . dan dalam pasal 68 hal yang merendahkan lambang negara akan di kenai sanksi 5 tahun  penjara atau denda 500.000.000 juta rupiah . mungkin karna faktor pendidikan dari sumber yang di ketahui dia hanya lulusan SD . jadi dia tidak mengerti bahwa gaya bercanda nya ituh melanggar Hukum . perlu di ketahui banyak artis yang kadang bercanda sesuka hati nya tanpa memikirkan ituh pantas atau tidak.
Ada istilah mulutmu harimau mu mungkin istilah ini pantas melekat dalam masalah Zaskia Gothic jangan asal bicara atau becanda seenak nya . dan stasiun televisi juga harus nya menayangkan hal hal yg bermanfaaat tanpa harus selalu mengejar rating . dan para pesohor dunia hiburan harus nya punya etika dalam berbicara karna modal kecantikan saja tidak cukup buat mengejar pamor ke artisan tersebut tanpa etika yang baik . mengejar popularitas tanpa mengindahkan etika ituh adalah kebodohan harus nya artis menjadi contoh karna menjadi sorotan kehidupan glamour dan eksitensi mereka kadang menimbulkan kontrovensi .
Walaupun sudah meminta maaf dalam kasus yang ia alami tetapi tetap saja ini adalah Negara Hukum banyak pihak-pihak yang masih kurang puas atas maafnya si pelaku . Jadi Mulailaah berhati-hati dalam berkata-kata,sekali terucap,kata-kata itu mungkin terasa menyakitkan atau menyinggung seseorang. Kata-kata itu mungkin bisa dimaafkan tapi tak dapat juga terlupakan.


Referensi by : 



Kamis, 14 Januari 2016

Menentukan Paragraf yang terkandung di Alenia per alenia



Mantan.
Beberapa orang (sengaja meng-)alergi(-kan diri) dengan kata mantan. Banyak sih alasannya, tapi biasanya alasan yang paling sering digunakan adalah tiap kali mendengar kata mantan, jadi teringat masa lalu. Masa lalu yang pahit dan menyakitkan, masa lalu yang menyenangkan tapi jadi menyedihkan karena hal yang menyenangkan itu tidak bisa diulang kembali dan bla.. bla..
Akhirnya kata mantan menjadi sangat dielu-elukan. Tiap kali ada tweet yang ada kata mantannya, diretweet. Atau postingan quotes di instagram yang ada kata mantannya, di-love. Atau tulisan di timeline line dari akun-akun penyebar kegalauan yang tidak mendidik bagi para remaja Indonesia itu langsung dishare di timeline. Mengagumkan sekali reaksinya.
Saya tidak pernah menyalahkan seseorang yang galau karena mantan, tapi ya mbok udah tho. Jangan lama-lama galaunya. Menikmati kegalauan itu memang perlu tapi ya tidak perlu pamer juga ke semua orang bahwa kamu sedang galau.
Memikirkan mantan itu tidak semuanya merugikan. Beberapa orang dengan cerdas menjadikan mantan sebagai tolak ukur untuk memperbaiki kualitas hidupnya. Misalnya, Sarkomah habis putus sama Bewok. Lantas Sarkomah merenung, berpikir, mengoreksi apa yang salah dari dirinya atau apa yang dia tak suka dari Bewok. Kemudian dia menemukan bahwa ternyata selama berpacaran dengan Bewok, dia jadi sering meninggalkan teman-temannya demi bisa jalan bersama Bewok yang akibatnya saat dia butuh seseorang untuk bercerita, teman-temannya tidak ada yang datang. Lantas dia berpikir, “oh.. berarti kalau nanti saya berpacaran lagi, saya harus tahu cara membagi waktu untuk teman-teman dan pacar. Supaya seimbang. Saya tetap punya pacar dan saya tidak dijauhi teman-teman”.
Kesimpulannya jadi positif untuk diri sendiri. Atau begini, Sarkomah merenung, berpikir, mengoreksi apa sikap atau sifat Bewok yang paling tidak dia sukai? Kemudian dia menemukan bahwa ternyata selama berpacaran, Bewok cemburuan. Kalau Sarkomah sedang bersama teman-temannya dan Bewok kebetulan tahu, Sarkomah bisa dimarahi habis-habisan dan disuruh pulang. Lantas dia berpikir, “oh, berarti kalau saya punya pacar lagi, saya akan memperkenalkan pacar saya dengan teman-teman supaya dia tahu dan tidak perlu cemburu”.
Tapi, ada saja sosok manusia yang menjadikan mantan sebagai patokan kebahagiaan. Pecandu kegalauan. Kerjaannya stalking sosmed mantan, kemudian marah-marah kalau tahu mantannya dekat dengan orang lain, padahal diajak balikan juga tidak mau. Atau ada orang yang senang sekali memfokuskan diri kepada keburukan mantan sampai-sampai kalau ada tweet tentang mantan, dia retweet kemudian dilanjutkan dengan tweet-tweet yang isinya cuma nyinyirin mantan.
Mungkin teman-teman pernah menulis tweet cinta-cintaan yang kemudian dibalas oleh seseorang seperti ini: “menyakitkan sekali saat mengetahui orang yang sangat kau perjuangkan malah memperlakukanmu seenaknya” atau “sedih adalah saat dia tahu kita berjuang mati-matian tapi dia sama sekali tidak berusaha untuk ikut berjuang” atau “mengapa kenyataan begitu menyakitkan?” atau “menyakitkan ketika dia tidak bisa menjadi milik kita dan melihat mantan yang masih dicinta bersama sahabat kita sendiri”.
Nyinyir di timeline tidak akan membuat kamu terlihat baik. Saya tidak bilang kalau saat sedih berarti harus dipendam sendiri. Berceritalah.. tapi hanya kepada yang mau mendengarkan. Berceritalah melalui apa saja. Bercerita dengan sahabat, bercerita melalui puisi, melalui gambar, lukisan, dan banyak hal. Ceritakan sakitmu tapi jangan dipamerkan.
Tidak banyak orang yang peduli. Mereka bertanya, bukan berarti peduli. Kebanyakan hanya ingin tahu lalu menertawakan kesedihanmu.Bayangkan betapa keji kamu menghina dirimu sendiri. Sudah sakit hati, mempermalukan diri sendiri pula. Membiarkan orang lain menertawakan kesedihan-kesedihanmu.
Berdirilah. Tegak. Sebab kamu matahari.
Sedihlah sesekali, lalu berdiri dan berjalan lagi.
Kamu tidak perlu termangu lama dan menoleh ke belakang, apa lagi hanya untuk membaca keburukan-keburukan mantan. Sebab yang rugi adalah dirimu sendiri. Sementara kamu sibuk galau memikirkan mantan dan membenci tiap kesalahan dan keburukannya, dia justru sibuk memperbaiki diri. Kelak, saat kamu sadar, kalian sudah beda level untuk sekadar bertukar pikiran dan ngopi.Karena kamu sibuk membenci dan mengingat masa lalu kalian sementara dia sudah siap membahagiakan orang lain dan dirinya sendiri dengan hal-hal baru yang sudah dia pelajari.
Memangnya enak?

Menentukan macam – macam Paragraf yang terkandung di dalam setiap tulisannya :
Alenia ke 1 : terdapat paragraf deskripsi karna menggambarkan suatu objek sehingga para pembaca seakan akan bisa merasakan.
Alenia ke 2 : terdapat paragraf deskripsi karna menggambarkan suatu objek sehingga para pembaca seakan akan bisa merasakan.
Alenia ke 3 : terdapat paragraf persuasif karna seakan akan bertujuan meyakini dan membujuk pembaca agar melaksanakan atau menerima gagasan penulis terhadap suatu hal.
Alenia ke 4 : terdapat paragraf eksposisi  karna seakan-akan sipembaca akan bertambah wawasan.
Alenia ke 5 : terdapat paragraf eksposisi karna memberikan suatu informasi mengenai petunjuk.
Alenia ke 6 : terdapat paragraf argumentasi karna berisi gagasan yang kuat untu meyakini si pembacanya.
Alenia ke 7 : terdapat paragraf eksposisi karna menunjukan si pembaca agar tetap bertambah wawasan.
Alenia ke 8 :  terdapat paragraf eksposisi karna terdapat banyak fakta pada alenia tersebuat dan banyak juga orang yang merasakannya .
Alenia ke 9 : terdapat paragraf argumentasi karna seakan akan memberi keyakinan kepada orang lain,bahwa yang di kemukakan merupakan kebeneran.

Sabtu, 09 Januari 2016

‘Pemain Lama’ Curanmor Luka Ditembak



Hartinah Armelia
23113952
3KB06
 
Duren Sawit,Warta Kota
                Tim Reserse Kriminal (Reskrim) Polsek Duren Sawit menindak tegas Aridi Junaldi (24. Salah satu pencurian sepeda motor, Minggu (13/9). Polisi menembak kaki kanan Andi lantaran berusaha melawan saat akan ditangkap.
                Kapolsek Duren Sawit,Kompol Panji Santoso, menjelaskan,dari catatan di kepolisian,Andi adalah ‘pemain lama’ pencurian sepeda motor. “Andi pernah di tahan di LP Cipinang atas kasus serupa dan bebas tahun 2014.”ujar Panji,minggu (13/9).
                Penangkapan atas Andi, lanjut Panji,bermula saat tim Reskrim Polsek Duren Sawit yang tengah melakukan patroli rutin,Minggu(13/9) dini hari , petugas yang berpatroli mencurigai gerak gerik dua pria di jalan Kolonel Sugiono Pondok Bambu,Jakarta Timur.
                ”Lalu anggota kami menghampiri kedua yang tengah berada di atas sepeda motor Honda Revo tapa pelat nomer , “kata panji .


Analisa Kesalahan :
Pada koran yang saya ambil terdapat satu kesalahan dimana kata dari “TANPA” tertulis jelas salah atau typo di bagian yang sudah diberi garis merah “tapa” .

Selasa, 06 Oktober 2015

Peranan Bahasa Daerah dalam Perkembangan Bahasa Indonesia

Peranan Bahasa Daerah Dalam Pengembangan Bahasa Indonesia

 Pengertian bahasa daerah
Pengertian bahasa menurut Bill Adams adalah sebuah sistem pengembangan psikologi individu dalam sebuah konteks inter-subjektif. Sedangkan menurut Wittgenstein bahasa merupakan bentuk pemikiran yang dapat dipahami, berhubungan dengan realitas, dan memiliki bentuk dan struktur yang logis. Menurut Ferdinand De Saussure bahasa adalah ciri pembeda yang paling menonjol karena dengan bahasa setiap kelompok sosial merasa dirinya sebagai kesatuan yang berbeda dari kelompok yang lain. Dan menurut Plato Bahasa pada dasarnya adalah pernyataan pikiran seseorang dengan perantaraan onomata (nama benda atau sesuatu) dan rhemata (ucapan) yang merupakan cermin dari ide seseorang dalam arus udara lewat mulut.[1]
Dari beberapa definisi diatas dapat disimpulkan bahasa merupakan sistem lambang bunyi ujaran yang digunakan untuk berkomunikasi oleh masyarakat pemakainya. Bahasa yang baik berkembang berdasarkan suatu sistem, yaitu seperangkat aturan yang dipatuhi oleh pemakainya. Bahasa sendiri berfungsi sebagai sarana komunikasi serta sebagai sarana integrasi dan adaptasi. Di Indonesia terdapat banyak bahasa yang digunakan oleh masyarakatnya yang sering disebut sebagai bahasa daerah.
Bahasa daerah merupakan suatu bahasa yang dituturkan di suatu wilayah dalam sebuah negara kebangsaan, baik daerah kecil, negara bagian
federal atau provinsi, atau daerah yang luas. Bahasa daerah sudah ada sejak zaman dulu. Jumlahnya sampai beratus-ratus dan tersebar diseluruh kepulauan, mulai dari pulau Formosa (Taiwan) di sebelah utara sampai ke Selandia Baru disebelah selatan, dari Mandagaskar di sebelah barat sampai kepulau-pulau Paas di sebelah timur yang merupakan suatu keluarga besar dan masih dekat hubungannya dengan Austronesia.[2]
2.2 hubungan antara bahasa Indonesia dengan bahasa daerah
Antara bahasa Indonesia dan bahasa daerah mempunyai hubungan yang sangat erat, tidak dapat dipungkiri adanya bahasa Indonesia yang muncul seiring dengan perkembangan bahasa daerah itu sendiri. Karena bahasa daerah dan bahasa Indonesia saling melengkapi. Terutama dalam hal berkomunikasi antar masyarakat. Dengan adanya dua bahasa ini menimbulkan kedwibahasaan di negara Indonesia.
Dalam Seminar Pengembangan Bahasa Daerah (1976) itu, yang merumuskan tujuaan pembinaan dan pengembangan bahasa daerah sebagai berikut : (a) Di bidang struktur bahasa, tujuannya ialah terbinanyabahasa daerah yang strukturnya terpelihara dan sesuai dengan keperluan masa sekarang. (b) Dibidang pemakai, tujuan pembinaan adalah agar kedwibahasaan itu tetap (stabil), yaitu pemakai itu menguasai kedua bahasa itu seimbang, dan tidak menjadi ekabasahawan semata-mata. Jumlah pemakai itu hendaknya tetap berkembang dan tidak sebaliknya menyusut. (c) Di bidang pemakaian, pembinaan bertujuan agar bahasa daerah dipergunakan secara penuh sesuai dengan fungsinya, dalam keseimbangan dengan bahasa Indonesia seperti ditetapkan dalam Politik Bahasa Nasional.[3] Jadi antara bahasa Indonesia dan bahasa Daerah telah terjadi kontak sosial dan budaya yang aktif. Jiwa bahasa Indonesia dan jiwa bahasa Daerah telah bertemu. Kedua bahasa saling bersangkutan dan memperhatikan. Akhirnya kedua bahasa saling mempengaruhi.
2.3 pengaruh penggunaan bahasa daerah terhadap bahasa Indonesia
Keanekaragaman budaya dan bahasa daerah mempunyai peranan dan pengaruh terhadap bahasa yang akan diperoleh seseorang pada tahapan berikutnya, khususnya bahasa formal atau resmi yaitu bahasa Indonesia. Sebagai contoh, seorang anak memiliki ibu yang berasal dari daerah Sekayu sedangkan ayahnya berasal dari daerah Pagaralam dan keluarga ini hidup di lingkungan orang Palembang. Dalam mengucapkan sebuah kata misalnya “mengapa”, sang ibu yang berasal dari Sekayu mengucapkannya ngape (e dibaca kuat) sedangkan bapaknya yang dari Pagaralam mengucapkannya ngape (e dibaca lemah) dan di lingkungannya kata “megapa” diucapkan ngapo. Ketika sang anak mulai bersekolah, ia mendapat seorang teman yang berasal dari Jawa dan mengucapkan “mengapa” dengan ngopo. Hal ini dapat menimbulkan kebinggungan bagi sang anak untuk memilih ucapan apa yang akan digunakan.
Akan tetapi tidak dapat dipungkiri bahwa keanekaragaman budaya dan bahasa daerah merupakan keunikan tersendiri bangsa Indonesia dan merupakan kekayaan yang harus dilestarikan. Dengan keanekaragaman ini akan mencirikan Indonesia sebagai negara yang kaya akan kebudayaannya. Berbedannya bahasa di tiap-tiap daerah menandakan identitas dan ciri khas masing-masing daerah. Masyarakat yang merantau ke ibukota Jakarta mungkin lebih senang berkomunikasi dengan menggunakan bahasa daerah dengan orang berasal dari daerah yang sama, salah satunya dikarenakan agar menambah keakraban diantara mereka. Tidak jarang pula orang mempelajari sedikit atau hanya bisa-bisaan untuk berbahasa daerah yang tidak dikuasainya agar terjadi suasana yang lebih akrab. Beberapa kata dari bahasa daerah juga diserap menjadi Bahasa Indonesia yang baku, antara lain kata nyeri (Sunda) dan kiat (Minangkabau).
2.4 Dampak yang akan timbul
Berikut beberapa dampak penggunaan bahasa daerah terhadap bahasa Indonesia:
1.  Dampak Positif:
a.    Bahasa Indonesia memiliki banyak kosakata.
b.    Sebagai kekayaan budaya bangsa Indonesia.
c.    Sebagai identitas dan ciri khas dari suatu suku dan daerah.
d.   Menimbulkan keakraban dalam berkomunikasi.
e.    Sebagai alat pemersatu antar budaya dan bangsa.

2.    Dampak Negatif
a.    Bahasa daerah yang satu sulit dipahami oleh daerah lain.
b.    Masyarakat menjadi kurang paham dalam menggunakan bahasa Indonesia yang baku karena sudah terbiasa menggunakan bahasa daerah.
c.    Dapat menimbulkan kesalah pahaman.





Referensi by :
http://ferinaanieta.blogspot.com/2012/06/pengaruh-bahasa-daerah-terhadap-bahasa_04.html
http://dinofachreza.blogspot.co.id/2015/03/peran-bahasa-daerah-terhadap.html